Semakin Langka, Chevrolet Spin Makin Diburu

Thu, 22 October 2015 - 14:34 | visits : 557
1155274chevy-spin780x390.jpg

Bagi General Motors (GM) Indonesia, bersaing dengan merek-merek generik di pasar bukan menjadi fokus utama. Keinginan terbesa Chevrolet sebagai wakil merek dari Amerika Serikat (AS) adalah untuk memperbesar citra merek ini pada benak masyarakat.

Bicara Spin misalnya, Director of External Affair GM Indonesia, Yuniadhi Haksono Hartono mengatakan, memang salah satu menciptakan pasar yang loyal adalah dengan memperkuat citra merek di mata masyarakat. Tanpa ada keyakinan pada merek, konsumen akan sulit berpaling dari merek lain. 

"Karakter konsumen Chevrolet di Indonesia itu adalah mereka yang mau mengambil keputusan, mau mengambil risiko untuk berbeda. Mereka beli mobil karena keinginan mereka, bukan keinginan pedagang," kata Yuniadi kepada KompasOtomotif di Seoul, Korea Selatan, Selasa (20/10/2015).

Selain citra merek yang perlu diperkuat, alasan lain yang wajib dipenuhi oleh agen tunggal pemegang merek (ATPM) adalan menjaga kepuasan pelanggan. Guna mencapai ini, divisi layanan purna jual menjadi ujung tombak.

Langka

Seiring keputusan prinsipal menutup operasional pabrik perakitan Spin di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat, akhir Juni lalu, otomatis membuat pasokannya semakin menipis. Menjadi calon model langka di pasar, justru membuat beberapa konsumen yang suka faktor eksklusivitas dan memburunya.

"Saya juga bingung, begitu sekarang mau menjadi model langka, banyak konsumen yang mencari Spin," kata Yuniadi.

Mengacu data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari-September 2015, Spin terjual 2.932 unit. Penjualan bulanan Spin justru meningkat sejak Juli 2015 di mana naik menjadi 365 unit dibandingkan Juni (2015) hanya 194 unit.

"Sekarang stok Spin semakin menipis, jumlahnya sudah tidak banyak lagi di pasar," ucap Yuniadi, melanjutkan. September lalu, GM Indonesia praktis hanya medistribuskan dua varian Chevrolet Spin, yakni Active 1.5 A/T dan 1.5 LTZ M/T, sedangkan sisa delapan varian lainnya sudah tidak lagi dipasarkan.

Sumber : www.kompas.com

 

See also

jQuery Slider

Comments

Top