Chevrolet, New Aveo & Captiva, Pondok Indah Mall 2, Jakarta
29 Agt - 7 Sep 2008
Chevrolet, Captiva, Summarecon Mall, Serpong
Berkendara Dalam Guyuran Hujan
Untuk mengantisipasi hujan yang datang tidak menentu, (disebabkan negara kita terletak di garis ekuator sehingga hujan dapat turun kapan saja diluar predikasi bulan Oktober sampai mei)berikut adalah tip ketika sedang mengendarai mobil :
Mengurangi Kecepatan
Terlebih bila hujan turun dengan deras, jarak pandang yang terbatas dan jalanan yang licin akan lebih berbahaya. Melibas genangan air dengan kecepatan tinggi, misalnya, akan beresiko kehilangan kendali. Atau bisa saja mesin mati akibat terciprat air, sehingga melaju pada kecepatn rendah akan lebih aman. Terlebih jika harus berhenti mendadak karena jarak henti pengereman pada jalan basah dua hingga tiga kali lebih panjang dibandingkan pada jalan kering.
Melaju di Lajur Tengah
Untuk menghindari genangan air di sisi-sisi jalan, lebih aman kalau melaju di tengah lajur.
Setel Radio
Pilih stasiun radio yang menyaikan pantauan kondisi cuaca dan lalu lintas disekitar area berkendara, sehingga Anda bisa mencari jalur alternatif yang aman
Rawat Mobil
Dalam kondisi hujan lebat, menghidupkan lampu utama mobil adalah tindakan yang tepat agar pengendara lain dapat melihat mobil Anda, sekaligus memperjelas daya pandang Anda sendiri sebagai pengemudi. Oleh karena itu periksalah selalu kondisi lampu utama, lampu rem dan lampu belok agar bekerja sempurna. Periksa pula kondisi ban, tekanan angin dan kondisi tapaknya. Mengendarai mobil dengan ban yang kurang atau kelebihan tekanan angin sangat berbahaya saat hujan. Pastikan juga kondisi wiper masih bagus. Secara berkala bersihkan kaca jendela depan dan jendela lainnya dari dalam maupun dari luar agar bersih sempurna.
Jangan Ragu Untuk Menepi dan Berhenti
Bila jarak pandang semakin pendek, tidak perlu ragu untuk menepi di tempat yang aman hingga hujan mereda. Hindarkan memarkir mobil dibahu jalan untuk menghindari kecelakaan dan hidupkan terus lampu hazard
Bila mobil tergelincir, jangan panik dengan menekan pedal rem keras-keras untuk menghentikan mobil yang tidak terkontrol. Sebaliknya, tekan pedal rem pelan tapi pasti, dan arahkan kemudi kemanapun mobil bergerak. Jika sudah terkendali, baru arahkan mobil ke jalur semula. Bagi mobil yang dilengkapi ABS (anti breaking system), justru pengemudi harus menekan pedal rem secara kuat, terus menerus dan tidak perlu dipompa.